Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Bersahabat sejak 2013, dua wanita ini ternyata saudara kandung

Berpisah dengan saudara kandung sejak kecil dan akhirnya bisa bertemu adalah kisah yang sangat membahagiakan. Namun, pertemuan dua saudara kandung yang terpisah ini cukup unik dan berbeda dari yang lainnya. Dua saudari asal Republik Dominika ini sudah berpisah sejak masih belia sehingga akhirnya bertemu di tahun 2013. Namun keduanya baru saling mengetahui kalau mereka saudara kandung belum lama ini.

Dilansir brilio.net dari laman people.com, Rabu (3/3), Cassandra Madison dan Julia Tinetti pertama kali berjumpa di tahun 2013 setelah mereka sama-sama bekerja di salah satu bar di New Haven, Connecticut, Amerika Serikat. Kedua saudara kandung ini sama-sama bekerja sebagai pelayan di bar itu. Sejak pertemuan itu, kedua wanita ini ternyata bisa akrab, karena mereka memiliki banyak kecocokan dan mudah untuk saling mengerti satu sama lainnya.


Selain merasa sama-sama cocok dari sifat dan tingkah laku, keduanya juga kebetulan memiliki kesamaan lain yang membuat mereka semakin akrab, yaitu sama-sama memiliki tato bendera negara Republik Dominika. Saling mengetahui bahwa mereka berasal dari negara yang sama, dua wanita ini akhirnya semakin nyaman untuk bersahabat.

"Setelah momen itu, kami menjadi sangat akrab. Kami mulai nongkrong, pergi keluar untuk minum-minum, dan makan malam. Kami pun mulai berpakaian yang sama. Saya rasa dia sangat keren. Kami juga langsung cocok berteman dan itu sangat alami," ucap Madison seperti yang brilio.net kutip dari laman people.com.

Lebih lanjut, Madison dan Julia sendiri adalah dua saudari yang tinggal di salah satu panti asuhan di Republik Dominika, dan akhirnya mereka berdua terpisah setelah keduanya diadopsi oleh dua keluarga yang berbeda.

Pada awal kedekatan, keduanya tak pernah berpikir atau menyadari bahwa mereka adalah saudara kandung yang terpisah sejak masih bayi. Rasa nyaman berteman bahkan membuat mereka tak ada pikiran untuk saling tahu dari mana asal mereka berdua secara detail.

Namun semakin lama mereka mulai memiliki kecurigaan bahwa mereka bersaudara karena mereka merasa memiliki wajah yang mirip, dan cukup sering dikatakan mirip oleh teman kerja yang lainnya.


Hal ini membuat Madison yang mengetahui tempat tinggal sang ayah kandung, langsung mendatanginya dan bertanya kepada sang ayah, apakah dia memiliki adik perempuan yang juga dititipkan di panti asuhan. Jawaban tak diduga didapat Madison dari sang ayah, bahwa dia masih memiliki adik perempuan yang dititipkan di panti asuhan juga.

Setelah mengetahui kisah itu, Madison langsung kembali ke Amerika Serikat dan meminta Julia untuk sama-sama melakukan tes DNA untuk memastikan apakah Julia adalah saudara perempuannya dititipkan di panti atau bukan.

Setelah melakukan tes DNA akhirnya bisa dipastikan, bahwa Madison adalah kakak kandung Julia, yang sudah terpisah begitu lama dan bertemu begitu lama juga, namun baru sadar bahwa keduanya adalah saudara kandung.